Home News Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Koper yang Bikin Geger

Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Koper yang Bikin Geger

19
0
SHARE
Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Koper yang Bikin Geger
MixParlay
MixParlay

THEJAKARTANEWS – Mayat seorang pria ditemukan di dalam koper di pinggir sungai di Blitar, Rabu 3 April 2019. Korban yang diduga warga Kediri ini menjadi korban mutilasi dan ditemukan tanpa kepala. Penemuan mayat ini sempat bikin geger, berikut fakta selengkapnya.

Identitas Korban, Merupakan Seorang Guru Tari

Diketahui bahwa korban berinisial BH (27 tahun) dan merupakan warga Kediri. Sehari-harinya korban bekerja sebagai seorang penari, sekaligus seorang guru honorer mengajar tari di sebuah sekolah dasar di Kediri. Hal tersebut dibenarkan oleh Supadi, paman korban.

Kronologi Penemuan Jenazah dalam Koper

Jasad ini pertama kali ditemukan oleh warga bernama Imam di tepi sungai. Imam kaget ketika melihat kaki manusia dari dalam koper. Penemuan ini menjadi tontonan warga hingga viral di media sosial. Jenazah BH akhirnya dipulangkan ke keluarga setelah berhasil diidentifikasi lewat sidik jari dan dimakamkan Kamis malam.

Komunikasi Terakhir Korban dengan Rekannya

Sebelum ditemukan tewas, BH sempat berkomunikasi dengan salah seorang rekannya. Komunikasi terakhir diketahui terjadi pada Selasa, 2 April 2019, sekitar pukul 22.55 WIB. Namun, tidak ada obrolan yang menimbulkan kecurigaan.

Mengenai lokasi ditemukannya korban, keluarga merasa curiga karena mereka tidak memiliki keluarga di daerah Blitar.

Pertemuan Terakhir Korban dengan Keluarga

Suasana di rumah duka almarhum Budi Hartanto di Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019) malam. Budi menjadi korban pembunuhan dan jenazahnya ditemukan di dalam koper di pinggir sungai Desa Karanggondang, Blitar.
Suasana di rumah duka almarhum Budi Hartanto di Kelurahan Tamanan, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019) malam. Budi menjadi korban pembunuhan dan jenazahnya ditemukan di dalam koper di pinggir sungai Desa Karanggondang, Blitar.

Sebelum menghilang, BH sempat pamit untuk latihan menari kepada keluarganya. Sang ayah tidak menyangka jika pertemuan yang terjadi Selasa sore, 2 April 2019, akan menjadi pertemuan terakhirnya dengan BH. Menurut beliau, saat itu BH berpamitan untuk menemui murid tarinya dan meninggalkan rumah sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 20.00, BH sempat berkomunikasi dengan keluarga dan diketahui masih berada di sanggar.

Polisi Masih Cari Kepala Korban & Periksa 12 Saksi

Meskipun telah dimakamkan, tapi pihak kepolisian masih berusaha untuk mencari kepala korban. Kasus ini akhirnya diambil oleh Polda Jawa Timur. Pengambilalihan ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi antar-yurisdiksi. Sampai saat ini sudah memeriksa 12 orang saksi.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here