Home News Sandiaga Kaget Ada “Tempe Sachet” Saat Kunjungi Pasar di Semarang

Sandiaga Kaget Ada “Tempe Sachet” Saat Kunjungi Pasar di Semarang

29
0
SHARE
Sandiaga Kaget Ada Tempe Sachet Saat Kunjungi Pasar di Semarang
MixParlay
MixParlay

THEJAKARTANEWS – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengawali kampanye di Kota Semarang, Jawa Tengah dengan mengunjungi pasar tradisional, Senin (24/9/2018).

Sandi kaget melihat barang dagangan yang dijual di pasar itu, salah satunya tempe. Sandi melihat bukan sembarang tempe, melainkan tempe sachet.

Tempe yang kerap berukuran panjang, kini dikemas menjadi kecil. Upaya itu dinilai bentuk inovasi warga terkait mahalnya harga kedelai.

“Ini mengantisipasi naiknya harga tempe. Ini inovasi yang dilakukan,” ucap Sandi, saat berkunjung di Pasar Wonodri Semarang.

“Jadi bukan sampo aja yang sachet. Tempe juga begitu,” tambah calon yang diusung koalisi partai Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN ini.

Tempe sachet ukuran kecil yang dilihat di pasar salah satunya dijual oleh Yani. Perempuan paruh baya itu terpaksa mengecilkan ukuran karena harga kedelai yang dinilai mahal.

Sandi pun memuji cara warga melakukan inovasi di tengah tingginya harga kedelai.

“Para pedagang yang saya temui di pasar mengeluhkan tingginya harga-harga dan penjualan yang menurun,” tandasnya.

Seusai mengunjungi pasar, Sandi kemudian membeli tempe yang dijajakan pedagang tersebut.

Sebelum ke pasar, Sandi sebelumnya bertemu dengan ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Pertemuan tak sengaja itu dilakukan pagi tadi saat Sandi bersama ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bertemu di terminal kedatangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Sandi kaget ketika melihat Bamsoet. Ketika tiba, ia dipanggil-panggil seorang. Setelah dilirik, ternyata yang memanggil adalah Bamsoet.

Setelah itu, ketua tokoh itu mengobrol ringan sembari berpelukan. Pertemuan dua elit yang berbeda pilihan itu tidak menghalangi hubungan persahabatan.

“Kami ingin menunjukkan kampanye damai, pemilu yang sejuk. Seperti teletubbies,” kata Sandi.

“Kita menyapa lalu berpelukan hangat. Meskipun berbeda pilihan, tetap kita mengutamakan persatuan,” tambahnya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here