Home News Berita National Sekarung e-KTP Tercecer di Bogor yang Membuat Geram Mendagri

Sekarung e-KTP Tercecer di Bogor yang Membuat Geram Mendagri

148
0
SHARE
thejakartanews - Sekarung e-KTP Tercecer di Bogor yang Membuat Geram Mendagri
MixParlay
MixParlay

THEJAKARTANEWS – Satu buah karung berisi e-KTP ditemukan tercecer di Simpang Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu (26/5) siang. Menurut kesaksian sejumlah warga, karung berisi e-KTP itu terjatuh dari sebuah truk yang melaju ke arah Parung. Sejumlah e-KTP yang ditemukan dalam karung tersebut diketahui berasal dari Sumatera Selatan.

Penemuan sekarung e-KTP itu membuat Mendagri Tjahjo Kumolo geram. Ia menuding ada sabotese dalam peristiwa tersebut. Tjahjo pun meminta kepolisian melakukan investigasi terkait kejadian tersebut.

“Saya minta polisi mengusutnya,” ujar Tjahjo dalam keterangannya, Minggu (27/5).

Selain kepolisian, ia juga memerintahkan anak buahnya, Sekjen, Irjen, dan Biro Hukum di Kemendagri untuk segera melakukan investigasi secara internal.

thejakartanews - Sekarung e-KTP Tercecer di Bogor yang Membuat Geram Mendagri

Tjahjo menilai insiden ini bukan kelalaian, melainkan ada unsur kesengajaan. Ia sampai mengancam akan memberhentikan apabila ada pejabat yang Disdukcapil terlibat dalam peristiwa itu.

“Usulkan pejabat Dukcapil yang harus bertanggungjawab untuk dinonjobkan,” tegasnya.

Selain itu, Tjahjo meminta e-KTP itu dibakar atau dihancurkan untuk menghindari penyalahgunaan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Walau hanya ratusan yang tercecer yaitu dua dus supermie dan tidak ada nama palsu, apapun harusnya tetap waspada kalah disalahgunakan,” ujarnya.

thejakartanews - Sekarung e-KTP Tercecer di Bogor yang Membuat Geram Mendagri

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menegaskan sekarung e-KTP yang jatuh tercecer itu merupakan e-KTP yang sudah rusak. Zudan juga menyebutkan, e-KTP yang sudah rusak tersebut tidak akan dimusnahkan dalam waktu dekat karena masih menjadi barang bukti KPK.

“Masih kami rawat baik-baik karena masih ada masalah di KPK. Belum dimusnahkan, takut nanti dianggap menghilangkan barang bukti,” kata Zudan.

Untuk mengusut kejadian ini, Zudan mengatakan Polres Kabupaten Bogor telah meminta keterangan dari pengemudi mobil pembawa e-KTP itu.

“Saat ini permasalahan ditangani Polres Kabupaten Bogor. Beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan sopir diminta keterangan,” tuturnya.

Meski sudah memberikan penjelasan soal e-KTP yang jatuh di pinggir jalan, Kementerian Dalam Negeri pada hari ini, Senin (28/5), menggelar konferensi pers soal peristiwa ini. Polres Bogor juga ikut menggelar konferensi pers untuk bicara masalah yang sama.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here