Home News Berita National Sri Mulyani Batal Masuk Tim Pemenangan karena Diminta Jokowi Fokus Sebagai Menkeu

Sri Mulyani Batal Masuk Tim Pemenangan karena Diminta Jokowi Fokus Sebagai Menkeu

24
0
SHARE
Sri Mulyani Batal Masuk Tim Pemenangan karena Diminta Jokowi Fokus Sebagai Menkeu
MixParlay
MixParlay

THEJAKARTANEWS – Menteri Keuangan Sri Mulyani mundur dari tim kampanye nasional Koalisi Indonesia Kerja Jokowi-KH Ma’aruf Amin. Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan hal tersebut disebabkan karena Jokowi ingin Sri Mulyani tetap fokus menjadi ‘bendahara negara’.

“Kesimpulan presiden fokus pada pemerintahan, jadi bu Sri bilang mau gabung bilang ‘kamu fokus aja ke pemerintahan’ karena masalah finansial ini harus diberesi. Artinya presiden enggak mau, bu Sri Mulyani kan kuat dari sisi ekonomi dalam operasional kenegaraan dia lebih penting sehingga pak Jokowi taruh dia di sana,” katanya di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/8).

Kemudian, Lodewijk tak khawatir soal terganggunya tugas kementerian yang diemban Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang juga masuk di struktur tim kampanye nasional.

“Tidak masalah. Karena Menko kan mengkoordinir kegiatan para menteri. Kalau pak Pramono kan memang sekretaris kemana bosnya pergi dia dampingi, itu lah chemistrynya mereka nyambung,” tukasnya.

Terkait itu, lanjutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga tak mengatur bahwa menteri harus mundur jika masuk tim kampanye.

“Aturan KPU tak mengatakan itu, dia hanya cuti bukan mundur,” ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’aruf Amin ini.

Diketahui, Nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah dicoret dari struktur tim kampanye nasional Koalisi Indonesia Kerja. Dalam dokumen terbaru, kini jumlah Dewan Pengarah berjumlah 11 yang sebelumnya 12 orang.

Adapun saat ini Dewan Pengarah berisi Jusuf Kalla, Try Sutrisno, Puan Maharani, Pramono Anung Wibowo, Agung Laksono, Akbar Tanjung, Dimyati Rois, Siswono Yudho Husodo, Suharso Monoarfa, Sidarto Danusubroto, dan Laksamana TNI (Purn) Marsetyo.

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here